My Blog List

Friday, 22 December 2017

1. People Like Us - Yosephine Monica


Judul           : People Like Us
Penulis        : Yosephine Monica
Penerbit      : Haru
Thn. Terbit : 2014
Tebal          : 325 Halaman
Rate            : 8,5/10

Sinopsis
Akan kuceritakan sebuah kisah untukmu.
Tentang Amy, gadis yang tak punya pilihan dalam hidupnya.
Serta Ben, pemuda yang selalu dihantui masa lalu.

Sepanjang cerita ini, kau akan dibawa mengunjungi potongan-potongan kehidupan mereka,
Tentang impian mereka,
Tentang cinta mereka,
Tentang persahabatan,
Tentang keluarga,
Juga tentang… kehilangan.

Mereka akan melalui petualangan-petualangan kecil, sebelum salah satu dari mereka harus mengucapkan selamat tinggal.

Mungkin, kau sudah tahu bagaimana cerita ini akan tamat.

Aku tidak peduli.
Aku hanya berharap kau membacanya sampai halaman terakhir.

Kalau begitu, kita mulai dari mana?
.
.
.
“Jika kau bisa berhenti membenci seseorang, kau juga bisa berhenti menyukai seseorang.” Halaman 220.

Ada Amellia Collins (Amy), gadis biasa-biasa saja. Tidak ada yang menarik dari dirinya. Namun ada 3 hal yang dimiliki oleh dirinya: penulis cerita yang tidak memiliki akhir, jatuh hati pada Benjamin Miller, dan penyakit kanker yang dideritanya.
Sementara disisi lain, ada Benjamin Miller (Ben), yang sangat tidak menyukai Amy karena gosip kampungan yang mengatakan bahwa gadis itu menyukainya. Ben tidak suka menjadi omongan orang dan menjadi pusat perhatian. Tapi karena Amy, satu sekolah pun tahu tentang dirinya.
Pertemuan Ben dan Amy, membuat salah satu dari mereka sangat membenci. Ben merasa malu dan berharap Amy pergi selamanya dari hidupnya.
Semua berubah ketika kanker Amy bertambah parah. Teman terdekatnya Amy memaksa Ben untuk sesekali menjenguk Amy. Selama menjenguk Amy, Ben pun tahu gadis itu suka menulis cerita. Membuat Ben teringat lagi impian masa kecilnya untuk jadi penulis. Apakah persamaan impian itu bisa membuat Amy dan Ben bersama? Apakah kisah ini berakhir bahagia atau sedih?
.
.
.
Yosephine Monica berhasil meramu cerita ini dengan sangat baik. Meski tema penyakit kanker atau mematikan itu udah mainstrim banget, tapi aku tetap suka karena konsep pengemasan ceritanya yang unik dan story telling ala terjemahan gitu. Berasa membaca novel dari penulis luar. Juga gaya bahasa yang gak kalah seperti penulis yang sudah terkenal lainnya. Jadi tidak heran novel ini sangat laris pada kalangan remaja yang memang juga ditulis oleh seorang remaja yang memenangkan lomba 100days Romance yang ditaja Penerbit Haru.

No comments:

Post a Comment